Bergadang Picu Keinginan Bunuh Diri

Posted on May 11, 2010. Filed under: Headline News |

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan Dr. James E Gangwisch dari Pusat Medis Universitas Columbia New York, membuktikan remaja dengan waktu tidur pukul 10 malam atau lebih pagi, secara signifikan memiliki tingkat depresi dan pikiran bunuh diri lebih rendah dibanding remaja yang tidur tengah malam atau dini hari.

Dalam penelitian yang dirilis Journal Sleep ini, Gangwisch bersama rekannya mensurvei 15.000 anak tingkat tujuh hingga 12 selama periode 1994-1996. “Ada pendapat umum bahwa remaja yang lebih dewasa tidak membutuhkan waktu tidur seperti remaja yang lebih muda. Ini salah, mereka membutuhkan waktu tidur sekitar sembilan jam tiap malam,” jelas Gangwisch.

Hasil observasinya menunjukkan, 54 persen orangtua mengaku waktu tidur anak mereka pukul 10 malam atau lebih awal. Sedangkan 21 persen lainnya menjelaskan waktu tidur anak mereka pukul 11 malam, dan 25 persen membiarkan anak mereka tidur tengah malam atau dini hari.

Lamanya waktu tidur dan tingkat depresi saling berhubungan, baik pada orang dewasa maupun remaja. Menurut tim peneliti Gangwisch, hubungan itu terjadi dalam dua arah, yaitu orang dengan waktu tidur sedikit, memiliki kecenderungan risiko depresi. Sementara depresi memicu seseorang sulit tidur.

Penelitian ini menemukan, lebih dari dua pertiga remaja mengatakan mereka tidur saat benar-benar mengantuk. Para orangtua yang lebih tegas menetapkan jam tidur, membuktikan anaknya terhindar dari depresi.

Anak-anak dengan waktu tidur tengah malam atau dini hari, 24 persen mengalami depresi, dan 20 persen lainnya berpikir melakukan tindakan bunuh diri. Sementara anak dengan durasi tidur malam hari selama lima jam atau kurang, 71 persen memiliki risiko depresi, dan 48 persen lainnya memiliki pikiran untuk bunuh diri.

Para responden yang mengaku cukup tidur, memiliki risiko 65 persen lebih rendah terjerat depresi, dan 29 persen pikiran ingin bunuh diri daripada anak-anak yang kurang tidur.

“Tidur cukup sangat penting untuk kesehatan mental sehingga dapat memfokuskan energi dan memotivasi mengerjakan tugas dan aktivitas seharian,” Gangwisch menerangkan. (ali/VIVAnews)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Rubrikasi

  • Office

    Jl. Pancoran Baran XI no. 2 Jakarta Selatan Phone: (021)79184886-(021)27480899 Email: majalahqalam@yahoo.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: