Musik Pengaruhi Mental

Posted on May 11, 2010. Filed under: Headline News |

Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik, akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibanding anak yang jarang mendengarkan musik.

Musik yang dimaksud adalah musik yang memiliki irama dan nada-nada teratur. Bukan nada-nada “miring”. Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik, juga lebih baik dibanding mereka yang jarang mendengar.

Musisi dan pendidik Grace Sudargo mengatakan, “Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia, hingga berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia.”

Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah, akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia empat tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80% dengan musik.

Musik memiliki tiga bagian penting: beat, ritme, dan harmoni. “Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmoni mempengaruhi ruh,” kata Ev. Andreas Christanday ahli psikologi musik.

Contoh paling nyata bahwa beat sangat mempengaruhi tubuh, adalah dalam konser musik rock. Bisa dipastikan tak ada penonton maupun pemain dalam konser itu yang tubuhnya diam. Semuanya bergoyang dahsyat, bahkan cenderung lepas kontrol. Masih ingat istilah “head banger“, suatu gerakan memutar-mutar kepala mengikuti irama music rock yang kencang. Tubuh enikmatnya pun mengikuti alur musik seakan tiada lelah.

Jika hati sedang susah, cobalah mendengarkan alunan musik yang indah, dengan irama (ritme) yang teratur. Perasaan kita pun akan lebih enak dan enteng. Bahkan di beberapa rumah sakit mancanegara, pihak rumah sakit banyak memperdengarkan lagu-lagu indah untuk membantu penyembuhan pasiennya.

Sedangkan bukti harmoni sangat mempengaruhi ruh, dapat dirasakan ketika kita menonton film horror. Dalam film jenis itu, biasanya kita selalu diperdengarkan harmoni (melodi) menyayat hati, yang membuat bulu kuduk berdiri. Dalam beberapa ritual keagamaan, juga banyak digunakan harmoni, yang disajikan agar membawa ruh manusia ke alam penyembahan.

Ahli biofisika telah melakukan percobaan tentang pengaruh musik bagi kehidupan makhluk hidup. Dua tanaman dari jenis dan umur yang sama diletakkan di tempat berbeda. Yang satu diletakkan dekat dengan pengeras suara (speaker) yang menyajikan lagu-lagu slow rock dan heavy rock, sedangkan tanaman lainnya diletakkan dekat speaker yang memperdengarkan lagu-lagu yang indah berirama teratur.

Dalam beberapa hari terjadi perbedaan sangat mencolok. Tanaman yang berada dekat speaker lagu-lagu rock, menjadi layu dan mati. Sedangkan tanaman di dekat speaker lagu-lagu indah, tumbuh segar dan berbunga. Suatu bukti nyata bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup. (Nanang)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

One Response to “Musik Pengaruhi Mental”

RSS Feed for QALAM MAG Comments RSS Feed

nice share kak. bagus banget, aku baru nyadar nih. ijin copas yah


Where's The Comment Form?

  • Rubrikasi

  • Office

    Jl. Pancoran Baran XI no. 2 Jakarta Selatan Phone: (021)79184886-(021)27480899 Email: majalahqalam@yahoo.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: